Cerita berpusat pada Timun, seorang pria berusia 40 tahun yang berprofesi sebagai akuntan freelance. Kehidupan Timun yang monoton berubah drastis setelah ayahnya meninggal dunia dan mewariskan sebuah gitar tua. Kehilangan ini memicu krisis paruh baya dalam diri Timun, membuatnya sadar bahwa ia ingin mengejar impian lamanya yang terpendam: menjadi seorang musisi.Namun, memulai karier musik di usia kepala empat tidaklah mudah. Karena ditolak di mana-mana akibat faktor usia, Timun akhirnya nekat membentuk duo musik sendiri. Ia mengajak sepupunya, Jelita, seorang mahasiswi muda berbakat yang sebenarnya sedang trauma dan enggan bermusik lagi setelah dikhianati oleh teman-teman band lamanya.Dengan latar belakang usia, sifat, dan selera musik yang bertolak belakang, duo "Timun Jelita" pun lahir. Perjalanan mereka semakin meriah sekaligus kacau dengan kehadiran Robert, seorang manajer magang berwajah polos namun sering kali sok tahu dalam mengurus strategi pemasaran mereka.